logo koperasi indonesia

Laman Resmi Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera

Berbagi Insentif RSPO Tahap Kedua dan Beasiswa Berkelanjutan untuk Generasi Muda

Pada tanggal 20 Desember 2024, Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera kembali menegaskan komitmennya untuk menyejahterakan anggota dan masyarakat sekitar melalui pembagian insentif RSPO tahap kedua. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menunjukkan bagaimana koperasi mampu mengelola hasil penjualan produk bersertifikasi RSPO untuk memberikan manfaat nyata kepada anggotanya dan komunitas di sekitarnya.

Setelah berhasil menjual sisa kredit Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) sebanyak 4.000 MT kepada Nestle dengan harga premium, koperasi mendistribusikan dana sebesar Rp 138.498.450 kepada anggota. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai, memberikan dampak langsung bagi para petani anggota koperasi. Langkah ini merupakan kelanjutan dari pembagian insentif tahap pertama yang telah dilakukan sebelumnya, di mana koperasi mendistribusikan Rp 217.077.814 beserta paket sembako dan perlengkapan P3K kepada anggotanya. Dengan demikian, total dana insentif yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 355 juta, menegaskan bahwa sertifikasi berkelanjutan tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini berlangsung di tengah suasana penuh rasa syukur, di mana para pengurus koperasi juga memanfaatkan momen tersebut untuk melanjutkan program beasiswa berkelanjutan bagi generasi muda. Sebanyak 18 siswa/i dari tiga sekolah yang berada di sekitar wilayah koperasi menerima beasiswa, yaitu dari SMP Negeri 2 Kembang Janggut di Desa Long Beleh Haloq, SD Negeri 003 Kembang Janggut di Desa Bukit Layang, dan SD Negeri 006 Kembang Janggut di Desa Kelekat. Masing-masing sekolah mengirimkan enam siswa/i terpilih yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan pendidikan ini.

Beasiswa tersebut tidak hanya berhenti di situ. Sebelumnya, dalam perayaan ulang tahun koperasi, beasiswa telah diberikan kepada siswa/i dari tiga sekolah lainnya, yaitu SMP dan SD di Desa Muai, serta SMK Perkebunan di Desa Perdana. Dengan demikian, total penerima manfaat program ini mencapai 35 siswa/i yang berasal dari enam sekolah yang tersebar di lima desa.

Dalam sambutannya, Jamaluddin, Ketua Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan koperasi dalam memberikan manfaat nyata kepada anggota dan masyarakat. Ia mengatakan, “Kami bangga telah berbagi manfaat dari sertifikasi berkelanjutan ini kepada para adik-adik pemilik masa depan. Kami berharap, apa yang kita lakukan saat ini akan terus menjadi memori baik bagi mereka. Terima kasih kepada para petani, tim ICS, dan semua pihak yang telah mendukung. Pencapaian ini tidak akan pernah berhasil tanpa kerjasama semua pihak.”

Selain pembagian insentif dan beasiswa, koperasi juga terus berinvestasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung keberlanjutan dan meningkatkan kapasitas anggotanya. Dana hasil penjualan kredit RSPO telah digunakan untuk mendukung operasional tim Internal Control System (ICS), yang berperan penting dalam menjaga kepatuhan sertifikasi. Biaya audit RSPO dan ISPO juga dibiayai dari dana ini, memastikan koperasi tetap memenuhi standar internasional dan nasional. Tidak hanya itu, koperasi juga mengalokasikan dana untuk berbagai investasi strategis, seperti pembangunan demplot bawang merah, pengembangan unit usaha saprodi, pendirian bengkel, dan pembelian alat berat dozer Shantui yang akan mendukung berbagai kebutuhan operasional anggota.

Kegiatan lain yang menunjukkan keberpihakan koperasi kepada masyarakat adalah pemberian bantuan kepada Puskesmas Pembantu di Desa Muai, berupa alat-alat kesehatan yang sangat dibutuhkan. Semua ini menunjukkan bahwa keberhasilan koperasi dalam sertifikasi RSPO tidak hanya membawa manfaat bagi anggota, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Hingga akhir tahun ini, koperasi masih memiliki sisa pendapatan sebesar Rp 234.275.157 dari total penjualan kredit RSPO sebesar Rp 2,37 miliar. Dana ini akan terus dikelola secara transparan dan akuntabel untuk mendukung program-program keberlanjutan lainnya di masa mendatang. Langkah-langkah yang diambil oleh Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan, menjadikan koperasi ini sebagai model inspiratif bagi petani swadaya lainnya di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pelopor keberlanjutan di wilayah Kutai Kartanegara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan yang akan terus diingat oleh generasi mendatang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *